Tim yang di utus KONI kabupaten bima terdiri dari dokter spesialis olahraga, perawat, fisioterapis, ahli gizi, dan tenaga kesehatan,mereka selalu berada pada setiap cabang olahraga yang berlaga memantau kondisi seluh atlet yang sedang bertanding.
Dengan jumlah cabang olahraga yang banyak dan tersebar di beberapa lokasi pertandingan,tim medis harus membagi tugas Mulai dari lapangan sepak bola,gelanggang bulu tangkis,hingga arena olahraga bela diri agar pada setiap titik lokasi pertandingan tim medis tetap siaga memberikan pelayanan terbaik mereka
Saat atlet terjatuh, cedera ringan, hingga kelelahan mendadak, mereka yang pertama yang berlari memberikan pertolongan. Dengan sigap mereka merawat luka, memijat bagian yang tegang, memberikan minuman penambah energi,hingga menenangkan atlet yang panik. Tak jarang mereka harus bergerak cepat di bawah terik matahari, atau berdiri berjam-jam hanya untuk memantau kondisi atlet yang sedang bertanding.
Kami tidak memandang dari mana atlet berasal, atau cabang olahraga apa yang mereka mainkan,tugas kami menjaga mereka tetap sehat dan aman saat berlaga. Lelah itu pasti ada, tapi melihat mereka kembali bisa berlaga dengan semangat, rasa lelah itu hilang begitu saja, ujar salah satu perwakilan tim medis ibu
Ishaka selaku panitia KONI kabupaten bima memberikan apresiasi setinggi-tingginya.”Kami merasa sangat aman dan tenang ketika ada tim medis yang selalu siap membantu,Mereka benar-benar tidak pernah mengeluh, selalu ada saat kami butuh,
Lanjutnya,Kehadiran tim medis adalah salah satu kunci kelancaran seluruh atlet yang bertanding karna resiko gangguan kesehatan atlet bisa saja terjadi,keselamatan atlet harus paling di utamakan

COMMENTS